lotharmatheussitanggang

wordpress

Senandung Pucuk Pucuk Pinus


Senandung Pucuk Pucuk Pinus
oleh: Ebiet G. Ade

Bila kita tak segan mendaki
lebih jauh lagi
Kita akan segera rasakan
betapa bersahabatnya alam
Setiap sudut seperti menyapa
Bahkan teramat akrab

    Seperti kita turut membangun
    Seperti kita yang merencanakan
    Pucuk-pucuk pinus seperti berebut
    Bergesek berdesak, berjalin tangan
    Ranting kering luruh adalah nyanyian
    Selaksa puisi bergayut di dahan
    leburlah di sini

Kini tinggal menunggu
datang hembusan angin, ho…
Sempurnalah segalanya
Bila kita tak segan menyatu
lebih erat lagi
Kita akan segera percaya
Betapa bersahajanya alam
Lumpur kering adalah pedoman
untuk temukan jalan
Dan butir embun adalah lentera
dalam segenap kegelapan
Pucuk-pucuk pinus seperti berebut
Bergesek berdesak, berjalin tangan
Ranting kering luruh adalah nyanyian
Selaksa puisi bergayut di dahan
leburlah di sini
Kini tinggal menunggu
datang hembusan angin, ho…
Sempurnalah segalanya

    Pucuk-pucuk pinus seperti berebut
    Bergesek berdesak, berjalin tangan
    Ranting kering luruh adalah nyanyian
    Selaksa puisi bergayut di dahan
    leburlah di sini

Kini tinggal menunggu
datang hembusan angin, ho…
Sempurnalah segalanya

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: